Posted in Puisi, Puisi Asro al Murthawy

DI KOTAKU KEMARAU MENJELMA HANTU-HANTU

Siang ini kotaku meranggas
pucuk-pucuk perdu menjelma debu
tetunas umbut berasap
tetunas rumput mengelabu
entah siapa membakar ambisi
di dada amarah dan ngilu menyesak-nyesak
tensi darah meninggi menghentak-hentak
menggapai-gapai nafas s a t u – s a t u

Siang ini kotaku jadi gurun
pohonan dan gedung rata dalam pandang
datar gelap berbalut kabut
aku tak mengenali sesiapa
di leher tangan-tangan gaib mencekik-cekik
dari dalam dan luar raga
dari dalam dan luar jiwa
aku serasa dituba
“Nyanyikan lagu Tuhan!  nyanyikan lagu Tuhan!…”
Entah suara siapa memekik di kerontang jalan
Dan kita sibuk mencari-cari ayat pertobatan
tapi, bukankah kita telah lama lupa cara mendoa?
Di kotaku kemarau telah menjelma hatu-hantu

Imaji 1438 H

Advertisements